Pages

Ads 468x60px

Translate

Blogroll

Blogger news

Sabtu, 17 Januari 2015

Skala Melodi yang Sering digunakan

1. Minor Pentatonik

Pentatonik adalah skala yang berisi 5 not per oktaf. Skala minor pentatonik biasanya dipelajari saat baru pertama belajar solo gitar dan sangat sering digunakan untuk permainan solo pada musik rock, blues, dan musik-musik populer lainnya.

Posisi utama dari skala ini dimainkan sebagaimana gambar di bawah:
minor pentatonic guitar scale positions
Skala ini dapat mudah dan cepat dipelajari bagi siapapun yang berusaha melakukan improvisasi pada permainan gitar. Akan lebih baik jika skala ini diterapkan dengan berbagai variasi nada dasar sehingga dapat memperkaya permainan solo gitar.

2. Skala Blues

Ketika telah menguasai minor pentatonik, skala blues dapat dipelajari dengan mudah dimana skala ini pada dasarnya sama dengan minor pentatonik dengan penambahan satu not berjarak 1/2 dari nada ke 5.

Skala ini digambarkan sebagai berikut:

blues guitar scale positions

Sebagaimana namanya, skala ini sering sekali digunakan pada musik blues. Meskipun begitu, musik rock dan jazz juga seringkali menggunakan skala ini pada permainan solo mereka. Permainan gitar solo menggunakan skala ini cenderung mudah jika hanya menggunakan pola nada sesuai skala. Tetapi permainan gitar dapat menjadi semakin dalam dan luar biasa setelah memanfaatkan berbagai teknik seperti bending, vibrato, dan timing pada frase nada.

3. Skala Natural Minor atau Aeollian

Skala natural minor sering sekali digunakan pada musik rock dan pop. Skala ini merupakan skala yang paling populer pada solo yang berbasis pada progresi kord-kord yang populer.

Posisi dari skala ini digambarkan sebagai berikut:

Natural Minor Scale Guitar Positions

4. Skala Mayor

Skala mayor sering digunakan dalam berbagai cara. Kord yang dibentuk dari skala mayor   umumnya digunakan pada musik-musik yang populer saat ini, dan terdapat juga berbagai teori untuk membentuk harmoni menggunakan skala ini.

Jika Aeollian merupakan skala natural minor sebagaimana yang dijelaskan di atas, maka Dorian dan Mixolydian merupakan mode utama yang membentuk skala mayor.

Posisi utama dari skala mayor terdapat pada gambar di bawah:
Major Scale Guitar Positions

Skala mayor dapat digunakan untuk membentuk permainan solo dengan pergerakan kord yang dibentuk dari skala mayor. Skala ini umumnya digunakan untuk permainan solo pada kord mayor 7 dan mayor 6 yang sering digunakan pada jazz dimana skala dapat berubah seiring dengan perubahan kord.

5. Mode Dorian

Ketika skala natural minor seringkali digunakan pada musik rock dan berbagai musik populer lainnya yang berasal dari pergerakan kord minor, mode dorian seringkali digunakan pada permainan kord minor musik jazz dan fusion.

Posisi utama dari mode doiran pada permainan solo gitar adalah sebagai berikut:

dorian mode guitar scale position

6. Mode Mixolydian

Mode mixolydian merupakan mode ke lima dalam skala mayor dan seringkali digunakan untuk berimprovisasi pada kord-kord yang digunakan dengan nuansa jazz dan fusion.

Posisi utama dari mode mixolydian adalah:

mixolydian mode guitar scale position

Kesimpulan

Meskipun terdapat banyak skala yang digunakan untuk membentuk permainan solo gitar, gitar tetap merupakan instrumen musik sebagaimana drum, piano, dan vokal. Teknik, disiplin, dan dasar-dasar penguasaan merupakan hal yang menjadi prioritas dibandingkan skala. Anda tidak harus menguasai seluruh skala yang terdapat pada permainan solo gitar, sekitar 3 atau 4 skala cukup sebagai pembentuk identitas permainan gitar anda.

Dengan mengombinasikan teknik permainan gitar anda dengan pengetahuan skala, anda memiliki modal untuk menciptakan permainan solo gitar yang khas dan bervariasi. Perbanyak latihan dasar dalam bermain gitar seperti picking, sliding, rhytm, tapping, bending, fingering, dan berbagai dasar lainnya kemudian gunakan teknik dasar anda untuk menciptakan permainan solo dari skala yang telah anda pelajari.

Selamat mencoba.
- See more at: http://www.bglconline.com/2013/03/6-skala-melodi-gitar-yang-paling-lazim-digunakan/#sthash.JYmV39vV.dpuf

Sejarah Gitar Listrik

Asal Usul Gitar Listrik
Sejarah gitar listrik bermula pada tahun 1930, ketika seorang yang bernama George Beauchamp mulai mencari cara untuk menambah volume gitar.
Diketahui jika suatu kawat di beri gaya medan magnet maka dapat menciptakan arus listrik.
Atas dasar pemikiran ini Ia meneliti dan mengadakan suatu percobaan dengan jarum Gramopon ( pada dasarnya teknologi ini bisa didapati pada motor — motor listrik, generator, jarum gramopon, radio dan mic ).
 Ia percaya bahwa jika dawai gitar digetarkan dekat medan magnet akan bisa diubah menjadi arus —arus listrik dan kemudian dikonversi kembali menjadi gelombang suara melalui speaker.

Setelah percobaan berbulan — bulan dan bekerja sama dengan Paul Barth maka terciptalah pickup pertama yang sederhana terdiri dari 6 kutub dan tiap — tiap kutub untuk masing - masing dawai.
Pickup berisi kumparan yang digulung rapi. Menurut ceritanya, Ia mengambil kumparan itu dari mesin cuci dan melilitnya kembali dengan motor mesin jahit.
Penemuannya ini sangat dihargai dan mendapatkan hak paten.

Dengan penemuannya ini maka langkah selanjutnya Ia mencari orang yang mau bekerja sama dan membantunya dalam soal dana.
Ia menghubungi Adolph Rickenbacher temannya dulu di National String Instrument Company tempatnya bekerja.
Mereka bekerja sama dan membentuk sebuah perusahaan dengan nama Instrumens Rickenbachers.
Akhirnya Mereka mulai memproduksi gitar listrik pertama yang disebut “The Frying Pan” ( mungkin karena badan gitarnya terbuat dari panci ).
Ini yang membuat perusahaan mereka tertulis dalam sejarah sebagai pabrik yang pertama membuat dan memproduksi gitar listrik.

Selanjutnya seseorang yang bernama Lloyd Loar memperkenalkan gitar listrik yang modelnya berbentuk gitar Spanyol.
Ia dianggap yang pertama kali membuat dan memasarkan gitar model ini.
Ia telah banyak melakukan percobaan - percobaan ini mulai awal 1920 dan pada tahun 1933 mendirikan perusahaan dengan nama Vivi — Tone yang merupakan anak perusahaan dari Gibson Company.
Perusahaan ini memproduksi gitar listrik dengan bentuk gitar spanyol tapi dalam satu tahun perusahaan ini tidak berhasil.
Dari kegagalan ini, akhirnya mengilhami Gibson Company untuk mencoba melanjutkan menciptakan gitar listrik.
Dari usaha — usaha yang dilakukan maka terciptalah gitar listrik ES—150 yang nantinya menjadi perintis gitar — gitar listrik selanjutnya.

Sejarah gitar listrik berlanjut pada tahun 1933 pada saat Alvino Rey yang juga bekerja pada Gibson Company mengembangkan Pickup gitar listrik yang lebih baik selain kualitas suara bentuknya juga diubah.

Di balik Kesuksesan ES-150 masih didapati banyak kekurangan, karena badan gitar yang berongga maka getaran dari badan gitar juga ditangkap pickup sehingga ikut terdengar pada amplifier.
Selain itu sering terjadi feedback dan suara —suara yang tak diinginkan.
Karena itu seorang gitaris jazz terkenal Les Paul memperkenalkan solusi baru untuk membuat badan gitar padat dan tak berongga.
Pada akhirnya Ia sukses membuat gitar badan padat dan menghasilkan suara yang bagus tanpa feedback atau suara — suara yang tidak dikehendaki.
Selain itu Ia menambahkan pickup pada badan gitarnya menjadi dua.
Pada tahun 1946 Ia membawa gitarnya ini ke Gibson tetapi ditolak dengan alasan konsumen kurang tertarik dengan gitar badan padat. Ia merasa kecewa karena usaha yang Ia rintis akhirnya gagal.

Tidak lama kemudian seorang yang bernama Leo Fender percaya bahwa gitar yang dibuat oleh Les paul dengan gitar badan padatnya akan banyak diminati oleh para konsumen. Akhirnya pada tahun 1943 Ia membuat gitar badan padat yang terbuat dari kayu pohon Ek dan menyewakannya kepada para musisi agar mendapat banyak dukungan. Akhirnya pada tahun 1949 Leo Fender mendapatkan kesuksesannya dengan model gitar badan padatnya dan mendapatkan penghargaan.

Melihat kesuksesan Leo Fender dengan gitar badan padatnya maka Gibson Company Akhirnya kembali melihat contoh gitar Les Paul dan mendisainnya ulang.
Pada tahun 1952 diputuskan untuk memproduksi gitar badan padat dan menjadi suatu standar industri.
Walaupun inspirasinya datang dari Les Paul gitar Gibson yang sekarang kita kenal dinamai menurut nama perusahaannya.



Pada tahun 1961 Ted McCarty memperkenalkan ES-335 suatu gitar semi-hollow yaitu gabungan antara gitar berongga dan gitar badan padat.
Dengan cepat gitar ini menjadi populer digunakan para gitaris — gitaris jazz diantaranya adalah BB King dan Chuck Berry.


Gibson dan Fender adalah perusahaan pembuat gitar yang telah berjasa mengembangkan instrumen ini khususnya gitar listrik dengan disain — disain yang futuristik.
Keduanya sudah menjadi standar gitar bagi para musisi, seperti sekarang kita mengenal Gibson SG atau Fender Stratocaster.
Setelah kedua perusahaan tersebut telah berhasil mengembangkan gitar listrik, maka mulailah banyak bermunculan perusahaan — perusahaan lain yang memproduksi gitar listrik sampai sekarang.

http://asal-usul-motivasi.blogspot.com/2010/10/asal-usul-gitar-gitar-listrik.html
 

Arpeggio

Belajar untuk memainkan arpeggio Gitar

Ada seratus cara yang berbeda untuk menciptakan arpeggio. Pola untuk digunakan dengan berbagai jenis skala yang ditunjukkan di bawah ini nada dalam kurung adalah opsional, tetapi dapat menambah warna arpeggio:



Mayor: 1 3 (5)

Minor: 1 b3 (5)

Agustus: 1 3 # 5

Dim: 1 b3 b5

dom7: 1 3 (5) b7

Maj7: 1 3 (5) 7

m7: 1 b3 (5) b7

Aug7: 1 3 # 5 b7

Dim7: 1 b3 b3 bb7

m/maj7: 1 b3 (5) 7

m7b5: 1 b3 b5 b7

m7 # 5: 1 b3 5 b7 #

m7b9: 1 b3 (5) b7 B9


Contoh Arpeggio Gitar di nada C

Dalam skala C mayor, Nadanya akan menjadi C-E-G

Dalam skala C minor, Nadanya akan menjadi C-Eb-G

Dalam skala C mayor 7, Nadanya akan menjadi C-E-B

Dalam skala C ditambah,Nadanya akan menjadi CEG #

http://clickvideomusic.blogspot.com/2011/03/cara-memainkan-arpeggio-guitar.html